Header Ads

Masa Depan Adalah Kami

Tak Punya Biaya Berobat, Tuhah Hanya Bisa Berbaring di Rumah

Pamekasan  – Jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin masih perlu dipertanyakan. Pasalnya masih banyak rakyat miskin yang harus menahan sakit karena tidak punya biaya berobat.

Seperti yang dialami Tuhah, 51, warga Dusun Tacempah Desa Plakpak Kecamatan Pegantenan Pamekasan. Dia terpaksa dirawat di rumahnya karena terkendala biaya operasional di rumah sakit.

“Meskipun ada jamkesmas, tapi kami tidak punya biaya mondar mandir ke rumah sakit,” kata Farhah, anak Tuhah, Jumat (14/11/14).

Menurut Farhah, sakit yang diderita ibunya sudah 10 hari berlangsung. Namun karena kesulitan biaya, ibunya hanya berbaring dirumahnya. Sesekali dirinya mengkompres ibunya.

“Ibu belum jelas apa penyakitnya. Kata dokter sih kelenjar,” tambahnya.

Jika penyakitnya kumat, badan ibunya dingin. Bahkan jika miring kekiri terasa sakit. Untuk makan harus dikasih bubur dan harus disuapin walaupun sebenarnya tidak enak.

Dia berharap ada bantuan dari pemerintah untuk bisa merawat ibunya di rumah sakit. Karena meskipun sudah punya kartu jamkesmas. Namun biaya bolak balik rumah sakit lebih besar. (Maduracorner.com)

Tidak ada komentar