Header Ads

Masa Depan Adalah Kami

Disdik Akui Penerapan K-13 Belum Maksimal

PAMEKASAN - Sekalipun kurikulum secara resmi mulai diterapkan pada awal tahun pelajaran 2014-2015. Tetapi, Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan mengakui belum maksimal menerapkan kurikulum 2013. Sekalipun sudah memasuki semester pertama untuk tahun ini.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan Slamet Gustiantoko menyatakan kendala tidak maksimalnya penerapan kurikulum tersebut, disebabkan karena masih rendahnya pengetahuan guru terhadap system penerapan K-13. Sehingga, pemerintah terus melakukan sosialisasi dan pengembangan kurikulum terhadap ribuan guru yang ada di Pamekasan. Baik guru yang mengajar disekolah negeri maupun guru swasta.

Belum maksimalnya penerapan K-13 tersebut dianggap oleh Slamet sebagai hal yang wajar. Sebab, system yang diterapkan juga masih masuk katagori baru dijalankan. Perlu pematangan konsep lebih mendalam terhadap guru untuk menerapkan kurikulum tersebut.

Kendala selanjutnya yakni belum terpenuhinya fasilitas berupa buku pengangan guru maupun siswa. Padahal, buku merupakan perangkat terpenting dalam proses kegiatan mengajar di Sekolah.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdik Pamekasan moh tarsun menyatakan, untuk buku pengangan guru maupun guru tingkat SMP dan SMA sederajat semester satu sudah terdistribusi sebanyak 75% dari jumlah siswa dan guru di Pamekasan. Artinya 25% lainya masih belum terdistribusi. (afa/kkbj)

Tidak ada komentar